Hallo parapembaca sahabat blogger, salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung blog ini dimanapun berada. Semoga senantiasa dalam keadaan sehat
Ayah adalah orang tua laki-laki seorang anak, Sedangkan seorang ibu adalah orang tua perempuan. Panggilan ayah juga dapat diberikan kepada seseorang yang secara de facto bertanggung jawab memelihara dan mendidik anak bersama ibu meskipun antar keduanya tidak terdapat hubungan resmi
Ayah bersama putrinya
Hasil setudi yang dilakukan para peneliti dari University of Oxford, inggris, terhadap 17.000 anak sekolah menunjukan, anak-anak dengan ayah yang lebih terlibat dalam pengasuhan menunjukan kelebihan dalam aspek sosial dan akademis, dibandingkan dengan anak-anak yang tidak dekat dengan ayahnya
Anak-anak dengan ayah yang meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan mereka, misalnya, menanyakan tentang apa yang mereka pelajari di sekolah. Aktifitas mereka sehari-hari dan menanyakan hubungan sosial mereka dengan lingkungannya, cenderung menunjukan pretasi belajar yang lebih baik di sekolah dibandingkan dengan anak yang tidak memiliki hubungan tersebut dengan ayahnya
Eirine Flouri, salah seorang psikolog yang melakukan riset tersebut mengatakan, ayah yang terlibat dalam pengasuhan adalah ayah yang biasa membacakan buku untuk anaknya. Baca juga Semangat Untuk Meraih Impian. Mengajak anaknya main diluar, memperhatikan pendidikan anaknya dan mengambil porsi yang sama dengan ibu dalam mengasuh anaknya. Anak dengan tipe ayah yang seperti ini umumnya memperoleh nilai yang lebih bagus dalam pelajaran di sekolah, katanya
Peneliti lain, Dr. Davit Popence, seorang sosiolog Amerika yang mengkhususkan diri mengkaji peran ayah dalam pendidikan anak (fatherhood) mengatakan, bahwa ayah yang ikut melibatkan diri secara aktif dalam mendidik anak akan membawa keuntungan positif yang tidak dapat dilakukan oleh orang lain
Manfaat Keikutsertaan Ayah Dalam Mendidik Anak
Hasil pendidikan anak menjadi lebih baik. Sejumblah setudi menunjukan bahwa ayah yang terlibat dalam mengasuh dan bermain-main dengan anak balitanya akan meningkatkan kecerdasan (IQ), kemampuan bahasa dan kapasitas kognitif anak
Anak akan lebih sabar dan lebih mampu mengatasi tekanan dan frutrasi yang ada hubungannya dengan kegiatan belajar di sekolah dibanding anak yang ayahnya kurang begitu peduli
Anak dapat memasuki usia sekolah dengan lebih tenang dan kecil kemungkinan mengalami depresi, menampakan perilaku disruptif atau berbohong. Anak juga lebih cenderung menampakan sikap pro sosial
Anak laki-laki lebih cenderung tidak nakal di sekolah sedangkan anak perempuan cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih kuat
Disamping itu, sejumblah survei menyimpulkan bahwa anak yang dekat dengan ayahnya lebih mungkin memiliki kesehatan fisik dan kejiwaan yang baik. Peporma di kelas lebih baik, dan cenderung terhindar dari kenakalan remaja
Ayah bersama putranya
Lebih dari sekedar mengingatkan pretasi akademis anak, peran ayah dalam pengasuhan anak akan menimbulkan keamanan emosional, kepercayaan diri dan keinginan untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Balita dengan keterlibatan ayah mampu tumbuh dengan baik dan memiliki kemampuan menyeleseikan masalah dan juga IQ lebih baik pada usia ketiga
Yang perlu dicatat: Ayah memiliki peran berbeda dengan ibu
Ayah dan ibu memiliki perannya masing-masing dalam perkembangan anak-anaknya. Seorang ayah cenderung lebih menyemangati dalam hal berkompetisi, mendorong untuk lebih mandiri, dan berani pretasi. Sedangkan ibu lebih cenderung pada keadilan, kerja sama, hubungan sosial dan keamanan
Ayah berperan dalam aspek bermain, melindungi dan menumbuhkan kedisiplinan
Seorang ayah cenderung lebih dapat menjadi teman bermain bagi anak-anaknya dari pada ibu. Dari interaksi ini anak-anak akan belajar banyak dari ayah mereka. Selain itu, anak-anak yang memiliki sosok ayah yang terlibat dalam pengasuhan di sisinya akan lebih merasa terlindungi dari bahaya sehingga memiliki sifat lebih pemberani
Selain itu, seorang ayah umumnya memiliki ketegasan yang lebih besar dibanding seorang ibu, karena itu peran ayah sangat besar dalam menumbuhkan anak-anak yang disiplin. Seorang ibu cenderung lebih longgar kedisiplinannya karena akan lebih banyak menggunakan perasaan dan sering menerima alasan yang dilontarkan anak-anak mereka
Ayah juga umumnya memiliki kestabilan logika dan emosi yang lebih baik dan lebih sedikit mendapat gangguan seperti ibu. Para ibu mengalami menstruasi, hamil dan melahirkan yang tentu saja mempengaruhi emosi mereka sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan emosi anak-anaknya menjadi lebih stabil
Wahai para Ayah, lakukanlah...
-Ajaklah ananda bermain dan bercanda. Sesibuk dan setelah apapun ayah, ajaklah ia bermain, 15 menit dalam sehari itu sudah cukup melepas kerinduannya akan sosok ayah
-Upayakan untuk saling menutupi kekurangan pendidikan anak dengan pasangan. Jika ibu kurang disiplin, maka ayah yang mendapat bagian harus tegas dan disiplin. Agar ananda mengerti akan aturan
-Anak adalah amanah untuk ayah dan ibu, bukan untuk ibu saja
Demikian informasi tentang peran Ayah dalam keluarga, semoga bermanfaat

kalau saya kurang setuju jika hanya ayah yang ikut terlibat dalam mendidik anak, seluruh keluarga juga harus dilibatkan..
ReplyDeleteBenar gan, tapi diartikel ini menjelaskan untuk seorang ayah itu harus ikut terlibat dalam mengasuh dan mendidik anak, jadi jangan hanya seorang ibu saja. intinya harus kerja sama didalam keluarga, terimakasih ya gan
ReplyDelete